Call us now:
(+62) 81 229 20 5969

Terapi Renang Pasca Stroke

Berenang adalah olahraga yang cukup populer di masyarakat. Selain karena asyik “mainan air” olahraga ini digemari karena memiliki banyak manfaat kesehatan untuk badan. Bahkan dipercaya bahwa berenang mampu mendorong seseorang untuk menggerakan semua organ tubuhnya. Meski olahraga ini melelahkan tapi banyak orang hobi dengan olahraga ini.

Pasca stroke atau fase rehabilitasi membutuhkan banyak latihan untuk mengurangi spasme atau kekakuan otot pada daerah yang mengalami kelemahan. Latihan juga diperlukan untuk kembali mengatur ritme kestabilan sistem kardiovaskuler (darah, pembulu darah, dan jantung) agar dapat kembali berfungsi secara normal. Karenanya latihan – latihan post stroke berupa latihan fisik banyak diterapkan bahkan dirtinkan.

Latihan gerak dalam air menjadi salah satu jenis latihan yang dikembangkan untuk pasien pasca stroke. Latihan dalam air dimaksudkan agar pasien stroke yang mengalami spasme atau kelemahan otot merasa terbantu dalam menggerakan anggota badanya. Hal ini bisa dipahami karena gerakan dalam air akan terasa lebih ringan karena ada gaya dorongan dari air. Terbukti bahwa latihan dalam air bisa menjadi salah satu pilihan terapi latihan fisik untuk pasien pasca stroke.

Pasien yang sedang rehabilitasi stroke bisa memulainya dengan berendam dan latihan gerak dalam air. Jika kelincahan dan kekuatan sudah bertambah latihan bisa ditingkatkan menjadi berenang dalam air (tidak hanya berendam). Akan tetapi ada beberapa hal yang harus diperhatikan jika ingin menggunakan latihan dalam air sebagai salah satu terapi fisik pasca stroke

Pertama. Hendaklah ketika ingin berlatih dalam air ditemani oleh keluarga, atau terapis yang bertanggung jawab. Hal ini diperlukan untuk membantu jika terjadi hal yang tidak diinginkan

Kedua. Hendaklah kondisi dalam keadaan yang benar – benar baik (fit). Sehingga latihan fisik akan maksimal. Jika masih dalam tahap pemulihan stamina atau kekuatan tubuh sebaiknya tidak melakukan latihan di air.

Ketiga. Hendaklah melakukan pemanasan sebelum melakukan latihan di air untuk mencegah terjadinya kram atau hal buruk lainya.

Keempat. Pilih kolam atau tempat yang aman untuk latihan di air. Perhatikan tingkat kedalamanya dan pilih yang sesuai dengan kemampuan. Hati – hati jangan memaksakan diri.

Selamat berlatih. Semoga segera pulih.

Sumber: www.merawatstroke.com

By: tirtajaya
In: Info, Terapi Renang Pasca Stroke
1
tirtajaya

Leave a Comment

All fields with * are required.