Jenis Batu Alam yang Biasa di Gunakan untuk Lantai Kolam Renang

Batu alam dipilih menjadi bahan utama pembuatan kolam renang karena sisi estetikanya. Selain itu, material ini secara alami memang terbentuk dari proses natural sehingga lebih ramah lingkungan. Batuan tersebut biasa terbuat dari pengkristalan pasir, pembekuan lava, atau pemadatan debu.

Namun, selain beberapa alasan diatas material ini banyak dipilih karena memimiliki daya tahan lama, tidak gampang terkikis air, serta anti retak jika dibandingkan bahan lantai dan dinding buatan seperti keramik. Tekstur batu alam yang tidak terlalu licin juga menjadi salah satu alasannya.

Berikut merupakan beberapa contoh jenis pilihan batu alam yang biasa digunakan untuk lantai kolam renang. Anda dapat memilih sesuai dengan kebutuha dan selera:

  1. Batu Hijau Sukabumi ( Salah satu jenis batu alam yg paling sering di gunakan di kolam renang

Batuan jenis ini paling banyak ditemui di daerah Sukabumi, Jawa Barat. Material tersebut sering dipilih banyak orang karena keindahan warna hijaunya yang natural. Selain itu, bahan ini sangat cocok untuk lantai kolam renang sebab tidak memiliki tekstur licin.

Batuan hijau sukabumi dapat beradaptasi dengan suhu dan cuaca. Bahkan material tersebut juga tahan terhadap tekanan tinggi. Senyawa zeolit yang terkandung didalamnya pun memiliki manfaat dapat menjernihkan air kolam.

  1. Batu Alam Andesit

Batu andesit merupakan jenis batuan yang memiliki permukaan kasar berpasir. Jenis ini cocok dijadikan sebagai material pembuatan kolam renang Jakarta. Banyak pool di berbagai vila atau perumahan memakai bahan itu pada lantai atau dindingnya karena tidak licin.

Selain itu, material tersebut juga cukup kokoh, tahan lama, serta anti jamur ataupun lumut. Andesit bahkan memiliki tekstur dan pola cukup indah. Batuan alam berwarna abu-abu ini cukup mudah Anda dapatkan di toko bangunan dengan harga yang tidak terlalu mahal.

  1. Batu Candi Merah

Batu candi merah terbentuk dari lava gunung berapi. Batuan satu ini memiliki tekstur yang hampir sama dengan andesit, hanya saja berpori-pori lebih besar. Cocok digunakan untuk lantai kolam renang karena kuat serta tidak licin.

Karena memiliki pori-pori yang besar dan menyerap air lebih cepat, batuan ini cukup mudah ditumbuhi lumut serta jamur. Oleh karena itu perlu dilakukan coating tiap 6 bulan sekali untuk mencegahnya.

  1. Batu Alam Palimanan

Batu palimanan seringkali menjadi rekomendasi material dari kontraktor kolam renang Jakarta. Hal tersebut dikarenakan batuan ini memiliki banyak keunggulan. bahannya memiliki desain yang sangat cantik dan elegan. Terlebih dengan perpaduan warna krem serta batik coklat cantik.

Batuan ini cocok dijadikan sebagai lantai atau dinding kolam renang. Bentuknya fleksibel dan mudah dibentuk sesuai keinginan. Sayangnya palimanan dijual dengan harga cukup mahal, sehingga kurang cocok bagi Anda yang memiliki budget sedikit.

  1. Batu Cupang Merah

Batuan jenis sandstone satu ini memiliki kharakteristik yang cukup unik. Ketika dilakukan coating, permukaan batu berwarna pink tersebut akan berubah menjadi merah. Selain itu material berikut juga tergolong cukup langka karena proses pembuatannya rumit dan mahal.

Walaupun cukup langka, tetapi banyak jasa kolam renang Jakarta murah yang dapat menyediakannya untuk mempercantik kolam renang Anda. Terdapat pula berbagai macam motif dan finishing untuk dipilih.

  1. Batu Koral

Apabila Anda menginginkan desain kolam renang seperti sungai, batuan satu ini sangat cocok untuk dipilih sebagai lantainya. Koral merupakan batu-batu kecil berwarna coklat yang terbuat dari campuran fosil kerang, pasir, serta gamping.

Bahan tersebut memiliki keunggulan seperti tahan terhadap tekanan berat, cuaca ekstrem, serta suhu panas dan dingin. Selain itu, tekstur koral yang tidak rata juga membuat lantai kolam renang anti licin.

  1. Batu Sabak

Batu ini merupakan jenis yang sangat mudah ditemui di Indonesia. Karena bukan bahan langka, sabak banyak dijual dengan harga tidak mahal. Material ini memiliki berbagai pilihan warna. Mulai dari hitam, biru donker, ungu, hijau lumut, hingga coklat tua.

Keunggulan lain yang dimiliki batuan ini ialah kokoh, tidak mudah bocor, gampang dirawat, serta tahan terhadap suhu panas. Oleh karena itu sabak sangat cocok dijadikan sebagai lantai atau dinding kolam renang Anda.

  1. Batu Granit

Granit merupakan salah satu jenis batu terkuat. Itulah mengapa material ini banyak dipilih oleh arsitektur sebagai dasar lantai atu dinding kolam renang. Karena daya tahannya, bahan tersebut tidak mudah retak serta tahan terhadap panas maupun cuaca esktrem.

Keunggulan lain yang dimiliki granit ialah anti gores dan licin. Karena pori-porinya kecil, membuat batuan jenis satu ini juga tidak mudah meresap air. Sehingga permukaannya menjadi tak berlumut ataupun berjamur. Sehingga Anda bisa menghemat biaya coating.

  1. Batu Paras Putih Jogja

Batuan satu ini sekilas terlihat seperti marmer. Namun, paras putih memiliki tekstur yang lebih kesat dan berpasir. Batuan berikut sangat cocok digunakan sebagai dasar kolam renang karena tahan air, anti licin, jamur, maupun lumut.

Walaupun memiliki tekstur berpasir, batuan satu ini tetap memiliki permukaan yang halus. Keunggulan lain yang dimilikinya yakni tidak mudah pecah dan awet.

 

jasa pembuatan kolam renang, kontraktor kolam renang, pembuatan kolam renang, desain kolam renang, harga pembuatan kolam renang, kontraktor kolam renang jogja

Scroll to Top